Banyak yang belajar mind set, banyak yang belajar tentang kekuatan bawah sadar, banyak yang belajar tentang kekuatan keyakinan tetapi BANYAK yang lebih gagal lagi. Kenapa sih bisa gagal? Kok tidak berhasil dan memberikan hasil seperti yang diinginkan.
Materi yang sama, ilmu yang sama dan pendekatan yang sama tetapi tidak berhasil memberikan hasil yang sama. Apa sih bedanya yang berhasil dengan yang gagal? Kenapa bisa begitu?
Bagi teman-teman yang belum mengerti situasinya saya coba untuk memahamkan Anda. Kan kita belajar untuk menjadi kaya. Maka haruslah bermind set orang kaya. Mindset orang kaya, yaitu kita disuruh berpikir dan berperasaan sebagai orang kaya sehingga bisa benar-benar suatu ketika akan menjadi orang kaya. Berpikir sebagai seorang pengusaha, mindset wirausaha/ entepreneur. Kita disuruh berpikir sebagai orang kaya dan bertingkah laku kaya dan secara otomatis tindakan-tindakan kita juga keputusannya bisa merupakan keputusan orang kaya.
Nah kenapa kok bisa gagal dan kenapa kok bisa tidak berhasil dibeberapa orang, sementara hanya segelintir orang yang bisa menjalankan dan mendapatkan hasilnya. Pemahamannya adalah seandainya Anda lapar, bahkan mungkin sangat lapar. Akan tetapi kita disuruh berperasaan kenyang, bahkan sangat kenyang. Merasa berkelimpahan maka semua akan benar-benar berkelimpahan. Kalau kita disuruh berpikir kelimpahan semua akan mudah. Hanya dilevel pikiran mah santai saja. Semua juga tinggal mikir sebagai orang kaya maka kita akan berpikir sebagai orang kaya, bertingkah laku sebagai orang kaya maka tindakan akan juga sebagai orang kaya. Itu mudah karena masih ada dilevel pikiran.
Tapi ketika disuruh berperasaan menjadi orang kaya, sebagian besar dari kita masih memikirkan mekanisme yang sama seperti diatas. Berpikir sebagai orang kaya dan kemudian berperasaan sebagai orang kaya. Ya tetap tidak akan bisa karena berperasaan orang kaya tentunya juga harus sudah merasa kaya sebelumnya. Nah permasalahannya adalah sebagian besar orang masih berperasaan miskin. Karena itu kenyataannya. Bagaimana bisa disuruh pura-pura kenyang sementara kita lapar beneran. Bagaimana kita disuruh merasa berkelimpahan sementara kita didalam kekurangan yang amat sangat.
Disitulah pembedanya antara yang berhasil dan yang gagal. Yang berhasil benar-benar mampu melakukan berperasaan seperti orang kaya dan menjalankannya. Orang lapar yang mampu merasakan kekenyangan seperti aslinya dan bertingkah laku benar-benar sebagai orang kenyang. Orang kenyang yang mampu melakukan apapun tanpa merasa lemas, lapar, mudah lelah otak buntu dan tidak kelelahan. Maka secara lahiriah yang termanipulasi akan mengaktifkan seluruh kemampuan diri untuk benar-benar menjadi kaya dan akhirnya benar-benar kaya.
Berpura-pura kenyang, bekerja tanpa merasa lapar, tanpa merasa lemas,penuh semangat dan penuh tenaga untuk mencapai cita-cita. Terus menerus melakukan tindakan-tindakan yang dapat mencapai cita-cita sehingga dengan kekuatan penuh cita-cita dapat tercapai. Itulah mind set orang kaya. Bukan hanya sekedar berperasaan saja, tapi mampu melakukannya dengan penuh hati. Kenapa kok bisa seperti itu? Kok ada orang yang mampu “menjadi kaya” dari orang yang lapar sebenarnya. Mempercayai apa yang belum dia terima dan belum dia lihat?
Tunggu tulisan saya berikutnya yaaaa….. peace with you
Related posts:
- Kenapa Harus Berprasangka? Kutipan dari sebuah cerita lama dari Tiongkok, Seorang janda miskin...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
One Response to “Mind set, Kenapa kok gagal”






Right mas ridwan, berperasaan kaya, bukan cuma beripikiran kaya. intinya KAYA= DNA (doa and action)